Home
» Sirah Nabawiyah
» Lembaran yang Menggantung di Tembok Ka'bah
Lembaran yang Menggantung di Tembok Ka'bah
Hai sahabat U Santri sekalian. Melihat tersebarnya islam yang terus meluas dan sudah masuk terhadap beberapa qabilah, kafir quraisy memutuskan untuk membunuh nabi. Mereka membicarakan rencana tersebut kepada bani Hasyim dan bani Mutthallib, namun dengan tegas keduanya menolak untuk menyerahkan nabi. Kafir quraisy tidak kehilangan akal, akhirnya setelah mereka tidak mampu untuk mendapatkan nabi, mereka sepakat untuk mengusir nabi.
Adapun mereka yang tetap membela nabi dari dua golongan tadi, sehingga terpaksa kafi quraisy mengambil jalan yang lumayan ekstrem. Mereka kemudian merundingkan bagaimana tindakan selanjutnya untuk mengeksekusi nabi.
- Lembaran yang Menggantung
Melihat rencana kafir quraisy yang mulai meresahkan akhirnya nabi serta keluarganya mengasingkan diri ke bukit, dan sayangnya itu diketahui oleh kafir quraisy. Mereka kemudian mengepung nabi, sehingga nabi beserta keluarga tidak bisa mendapatkan kiriman bekal dari keluarga yang berada di Makkah. Lalu kafir quraisy menulis catatan di sebuah lembaran (yang menulis adalah Manshur bin Ikrimah bin 'Amir bin Hasyim, pendapat yang lain Nadlr bin Harits, adapun pendapat yang shahih Bagidl bin 'Amir bin Hasyim.) Isi catatan tersebut ialah, kafir quraisy tidak akan menikah, berdagang, transaksi serta berdamai dengan mereka sampai bani Mutthallib menyerahkan nabi untuk dibunuh.
Lembaran tersebut digantung di dalam Ka'bah. Kejadian ini terjadi pada tahun ke 7 dari kenabian, kesepakatan tersebut terus berjalan sampai mereka menyerahkan nabi untuk dibunuh. Namun ternyata Allah menolong kesulitan yang dihadapi nabi, kesepakatan tersebut setelah berjalan sekitar 3 tahun rusak, jadi kesepakatan tersebut berhenti pada tahun ke 10 dari kenabian. Mungkin cukup sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat bagi kita semua Aamiin.
__________
Referensi Kitab Khulasoh Nurul Yaqin Juz 01 Bab 26 [Pengepungan terhadap Nabi S.A.W.]