Home
» Sirah Nabawiyah
» Hijrah Menuju Yatsrib | Siksaan Orang Kafir Quraisy
Hijrah Menuju Yatsrib | Siksaan Orang Kafir Quraisy
Hai sahabat U Santri sekalian, setelah
"Bai'atul Aqabah" perkembangan islam di madinah meningkat pesat. Lalu terdengarlah kabar tersebut kepada kafir quraisy, mereka semakin geram dan memperberat siksaan kepada pemeluk agama islam di Makkah. Nabi yang terus menerus melihat hal itu akhirnya memerintahkan mereka untuk hijrah menuju Yatsrib/Madinah. Orang pertama kali tiba ialah Abu Salamah bin Abdul Asad al-Makhzumi yang serta istrinya yaitu Ummu Salamah. Setelahnya kemudian 'Amir bin Rabi'ah dan Laila binti Hatsmah yang merupakan istrinya, dialah wanita pertama kali berada di atas punggung unta yang pertama kali tiba di Madinah.
Mereka keluar dari kota Makkah secara sembunyi-sembunyi. Hanya 'Umar bin Khattab saja yang hijrah secara terang-terangan. Karena mereka semua khawatir orang kafir quraisy melarangnya. Orang islam terus berhijrah satu persatu hingga di Makkah hanya tersisa Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar, 'Ali, Shuhaib, dan Zaid bin Haritsah, serta mereka yang disiksa dalam penjara serta orang lemah dan sakit.
Disambutlah mereka orang islam oleh rakyat Madinah dengan ramah, serta ditolong tanpa rasa pamrih. Abu bakar juga ingin hijrah namun dilarang oleh Rasul sehingga dirinya menemani nabi di Makkah. Mungkin cukup sekian artikel kali ini semoga bermanfaat bagi kita semua Aamiin.
__________
Referensi: Kitab Khulasoh Nurul Yaqin Juz 01 Bab 40 [Hijrahnya Orang Islam.]