Home
» Sirah Nabawiyah
» Lembaran yang Dimakan Rayap
Lembaran yang Dimakan Rayap
- Tahun ke 10 dari Kenabian
Hai sahabat U Santri sekalian. Setelah menginjak tahun ke 10 dari kenabian, berkumpul 5 pembesar quraisy dan berencana merusak lembar perjanjian yang sudah menggantung sekitar 3 tahun tersebut. Mereka adalah:
- Hisyam bin 'Amr bin Rabi'ah bin Harits al-'Aamiriy
- Zuhair bin Abi Umayyah al-Makhzumiy
- Muth'im bin 'Adiy an-Naufaliy
- Abu Bakhtariy bin Hisyam al-Asadiy
- Zam'ah bin Aswad al-Asadiy
Lalu setelah orang quraisy berkumpul dari kelima orang tersebut yang mengawali pembicaraan adalah Zuhair dan keempat sisanya menguatkan perkataan Zuhair. Abu Jahl pun menyahut, "ini adalah masalah yang harus diputuskan dalam semalam!" Kemudian mereka pun bermusyawarah terlebih dahulu.
Di saat perkumpulan tersebut keluarlah nabi bersama orang-orang islam yang ikut bersembunyi di bukit, setelah pengepungan yang terjadi hampir 3 tahun tersebut. Yang membuat mereka kesulitan dalam hal sandang pangan, sampai mereka memakan dedaunan pohon. Lalu nabi pun mengatakan bahwa lembaran tersebut sudah dimakan rayap.
Tentu saja orang quraisy kaget dengan kemunculan serta ucapan nabi yng tiba-tiba. Namun kafir quraisy tidak gegabah dalam bertindak, mereka kemudian menurunkan lembaran perjanjian tersebut dan ternyata sesuai dengan ucapan nabi, bahwa lembaran perjanjiannya sudah dimakan rayap. Mungkin cukup sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat bagi kita semua Aamiin.
__________
Referensi: Kitab Khulasoh Nurul Yaqin Juz 01 Bab 29 [Keluarnya nabi dari Pengepungan.]