Hai sahabat U Santri sekalian. Ummat islam hijrah menuju Habasyah untuk yang kedua kalinya pada tahun ke 10 dari kenabian, saat itu mereka juga melewati Najraan sebuah tempat antara Makkah dan Yaman. Dalam perjalan hijrah tersebut ummat islam juga menceritakan tentang nabi kepada golongan orang Nasrani Najraan tersebut. Sesuai di kitab samawi, maka orang-orang Najraan langsung bergegas untuk bertemu dengan sosok yng diceritakan oleh ummat islam itu.
Kemudian berangkatlah sekitar 20 orang laki-laki dari Najraan. Melihat ada rombongan para kafir quraisy kembali ricuh. Namun rombongan tersebut terus menelusuri kota sampai bertemu dengan nabi. Setelahnya nabi membacakan Al-Qur'an kepada mereka sehingga mereka beriman.
Abu Jahl yang melihat akan kejadian tersebut lalu mengolok-olok atas keislaman rombongan tersebut, "Aku belum pernah melihat orang yang lebih bodoh dari kalian. Kaum kalian memberitahu cerita laki-laki ini lalu kalian murtad dari agama kalian." Mendengar olokan tersebut mereka menjawab, "Semoga keselamatan tetap kepada kalian. Sungguh kami tidak menganggap kalian bodoh, lakukanlah apa yang menurut kalian benar dan bagi kami ini yang kami pilih atas apa yang terjadi."
Allah SWT menurunkan QS. al-Qashash ayat 52-55 dalam masalah tersebut:
(٥٢)
اَلَّذِيْنَ اٰتَيْنٰهُمُ الْـكِتٰبَ مِنْ قَبْلِهٖ هُمْ بِهٖ يُؤْمِنُوْنَ
"Orang-orang yang telah Kami berikan kepada mereka Al-Kitab sebelum Al-Qur'an, mereka beriman (pula) kepadanya (Al-Qur'an)."
(٥٣)
وَاِ ذَا يُتْلٰى عَلَيْهِمْ قَا لُوْۤا اٰمَنَّا بِهٖۤ اِنَّهُ الْحَـقُّ مِنْ رَّبِّنَاۤ اِنَّا كُنَّا مِنْ قَبْلِهٖ مُسْلِمِيْنَ
"Dan apabila (Al-Qur'an) dibacakan kepada mereka, mereka berkata, "Kami beriman kepadanya, sesungguhnya (Al-Qur'an) itu adalah suatu kebenaran dari Tuhan kami. Sungguh, sebelumnya kami adalah orang muslim."
(٥٤)
اُولٰٓئِكَ يُؤْتَوْنَ اَجْرَهُمْ مَّرَّتَيْنِ بِمَا صَبَرُوْا وَيَدْرَءُوْنَ بِا لْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ
"Mereka itu diberi pahala dua kali (karena beriman kepada Taurat dan Al-Qur'an) disebabkan kesabaran mereka, dan mereka menolak kejahatan dengan kebaikan, dan menginfakkan sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepada mereka."
(٥٥)
وَاِ ذَا سَمِعُوا اللَّغْوَ اَعْرَضُوْا عَنْهُ وَقَا لُوْا لَنَاۤ اَعْمَا لُنَا وَلَـكُمْ اَعْمَا لُـكُمْ ۖ سَلٰمٌ عَلَيْكُمْ ۖ لَا نَبْتَغِى الْجٰهِلِيْنَ
"Dan apabila mereka mendengar perkataan yang buruk, mereka berpaling darinya dan berkata, "Bagi kami amal-amal kami dan bagimu amal-amal kamu, semoga selamatlah kamu, kami tidak ingin (bergaul) dengan orang-orang bodoh."
Mungkin cukup sekian artikel kali ini semoga bermanfaat bagi kita semua Aamiin.
__________
Referensi: Kitab Khulasoh Nurul Yaqin Juz 01 Bab 30 [Delegasi Najraan.]