Home
» Puisi Mahabbah
» [Puisi] Rindu yang Menyusuri Jejak Cahaya
[Puisi] Rindu yang Menyusuri Jejak Cahaya
Rindu yang Menyusuri Jejak Cahaya
Rindu ini tidak bermula dari wajah dan suara
melainkan dari nur risalah yang menjaga semesta
ia tumbuh dalam dada sebagai cinta yang tertata
bukan hasrat fana, tetapi mahabbah yang bermakna
Jejaknya hadir dalam adab dan tata bahasa
dalam sabar yang dipeluk saat luka menyapa
tanpa perlu nama untuk dikenang dunia
cahaya itu dikenali oleh jiwa yang menjaga rasa
Rindu ini tidak mencari rupa untuk dipuja
ia menetap pada akhlak yang memuliakan sesama
setiap tutur lembut, serta tindak yang sederhana
menjadi cinta yang tak perlu disuarakan kata
Dalam jalan senyap, rindu itu dijaga
bukan luapan rasa yang kehilangan makna
ditautkan pada ketaatan dan cinta Yang Maha Esa
agar tetap suci, tidak jatuh menjadi nafsu belaka
Shalawat mengalir sebagai bahasa tanpa suara
menjadi getar halus yang membersihkan jiwa
rindu bergerak tanpa menuntut balasan dunia
cukup ridha Tuhan sebagai tujuan akhirnya
Rindu ini tidak berdiri hanya sebagai rasa
namun menuntut peneladanan dalam sikap nyata
lembut kepada yang lemah, adil kepada yang kuasa
dan sabar ketika dunia menekan tanpa jeda
Rindu ini tidak menuntut perjumpaan fana
namun rela tinggal sebagai jarak pendewasaan jiwa
sebab cinta yang dijaga dengan penuh taqwa
lebih mulia daripada jumpa yang kehilangan makna
Rindu ini tidak menuntut pengakuan manusia
hanya ingin diterima di sisi Yang Maha Mulia
sebab cinta sejati selalu kembali kepada-Nya
dan segala rindu berakhir dalam rahmat-Nya
Hingga kelak, ketika hari perjumpaan tiba
rindu ini berdiri sebagai saksi cinta yang setia
bukan karena lantang disebut oleh kata
melainkan karena dijaga dalam iman dan taqwa
__________
Created By: ZainSyafir