Home
» Puisi Mahabbah
» [Puisi] Rindu Kekasih yang Tak Pernah Bersua
[Puisi] Rindu Kekasih yang Tak Pernah Bersua
Rindu Kekasih yang Tak Pernah Bersua
Aku merindu bukan sebagai pemilik rasa
melainkan hamba yang tersungkur oleh cinta
namamu kusebut dengan gemetar penuh makna
wahai insan mulia, peneduh luka semesta
Aku mengenalmu bukan dari tatap mata
melainkan dari cahaya yang menembus jiwa
dari akhlak yang hidup pada setiap cerita
serta kasih yang melampaui batas dunia
Setiap kali kusebut namamu dengan cinta
dadaku terasa sempit oleh rindu nyata
seolah jarak ribuan abad tak lagi bernama
mengejar rindu dalam sujud dan air mata
Aku cemburu pada pasir yang kau pijak nyata
pada angin yang mengusap jubahmu dengan mesra
pada sahabat yang memandang wajahmu dengan bahagia
sedang aku hanya pewaris rindu tanpa cerita
Aku membaca sirahmu dalam sunyi nan lama
menemukan keteguhan dalam setiap derita
engkau dilempari luka, namun memaafkan semua
engkau disakiti, namun doamu tetap penuh cinta
Bagaimana aku tak jatuh cinta sepenuh jiwa
pada kekasih Tuhan yang begitu mulia
yang menangis malam hanya demi ummatnya
bahkan untuk mereka meski belum melihat wajahnya
Setiap shalawat yang kulantunkan dengan suara
adalah salam dari hati rapuh dan hina
berharap tercatat meski hanya sesaat saja
dalam perhatianmu di mana tak ada lagi dusta
Wahai kekasih, aku mencintaimu tanpa pernah bersua
belajar setia dalam menjaga batasan rasa
tak berani mengucap sebagai pecinta sempurna
hanya perindu yang terus belajar menata jiwa
Saat dunia bising dan kehilangan makna
aku kembali pada teladanmu yang tenang dan sederhana
engkau ajarkan bahwa kekuatan bukan pada kuasa
melainkan pada sabar, maaf, dan cinta yang lapang dada
Jika tiba dipanggil tanpa membawa apa-apa
selain cinta yang rapuh dan amal yang sedikit adanya
jangan biarkan terpisah dari ummat yang kau jaga
meski aku bukan siapa-siapa di mata manusia
Aku menulis rindu ini bukan untuk pujian semata
melainkan sebagai ikrar cinta yang terus dijaga
bahwa mencintaimu adalah jalan menuju cinta-Nya
dan merindumu adalah ibadah yang penuh cahaya
Wahai kekasih, terimalah salam dari jiwa
dari ummatmu yang hidup jauh dari zamannya
aku mencintaimu dalam diam, doa, dan air mata
hingga kelak kau jawab di pertemuan abadi di sana
__________
Created By: ZainSyafir