Rindu Tanpa jumpa Penantian Dalam Do'a
Di akhir malam aku terjaga
menanti jumpa dalam do'a
waktu berjalan membawa usia
namun rindu ini tetap sama
Hari-hari berlalu tanpa suara
seperti pasir jatuh di sela jemari fana
mata ini sungguh ingin menatap wajah mulia
berharap temu hadir cepat menjadi nyata
Lamanya jarak menguji jiwa
bagai gurun luas tanpa oase penawar dahaga
berjalan dengan langkah tersisa
menyandarkan harap hanya pada-Nya
Kupanggil engkau dalam lirih setia
dalam sujud panjang penuh air mata
betapa ingin hati ini merasa
dekat tanpa sekat juga tanpa jeda
Namun langit tetap menyimpan rahasia
seolah pertemuan ini selalu ditunda
aku hanya hamba yang menunggu sabda
kapan rindu ini terjawab dengan nyata
Di antara sabar yang kujaga
ada galau yang diam-diam menyiksa
bukan ragu pada kuasa-Mu semata
namun lelah menahan gelombang rasa
Setiap fajar datang menyapa
membawa harapan yang sama
bahwa hari ini mungkin berbeda
yakni jumpa tak lagi sekadar wacana
Namun senja kembali merona
dan aku tetap dalam tanya
mengapa perjalan terasa lama
padahal doa tak pernah henti kupinta
Aku belajar menata rasa
agar rindu tak menjadi kecewa
agar sabar tak gugur oleh masa
agar iman tetap berdiri tegak menjaga
Penantian ini bukan rasa tanpa makna
namun mengikis sombong dalam dada
menundukkan kepala yang dulu merasa
bahwa segalanya bisa diraih seketika
Kini aku tahu arti pasrah sebenarnya
yakni menyerahkan waktu pada Yang Maha Kuasa
tidak memaksa takdir terbuka
namun tetap berharap dengan jiwa membara
Air mata jatuh tanpa suara
membasahi tempat sujud penuh makna
di sana selalu kusebut nama
berulang kali tanpa adanya jeda
Apakah rindu ini belum cukup nyata
ataukah hatiku belum bersih sepenuhnya
sehingga pintu temu masih belum terbuka
dan aku masih diuji dalam waktu yang lama
Namun setiap kali putus asa menyapa
ada bisikan lembut dalam jiwa
bahwa Tuhan tak pernah alpa
bahwa janji-Nya selalu benar adanya
Maka kutegakkan kembali do'a
walaupun lutut terasa lemah tak berdaya
yakinkan hati untuk tetap percaya
bahwa penantian ini tidaklah sia-sia
Lamanya waktu bukan tanda hilangnya cinta
justru bukti bahwa Ia telah menjaga
agar saat jumpa benar-benar tiba
hati sudah matang dalam sabar dan takwa
Aku menunggu bukan hanya keluh kesah semata
namun dengan amal ikhlas dan bisa
menjadi lebih baik setiap masa
agar pantas menerima syafaatnya
Jika pertemuan masih jauh di sana
biarlah rindu tetap kudekap di dada
seperti lampu kecil di tengah gulita
tak padam meski diterpa angin dunia
Bila kelak pertemuan itu benar-benar tiba
entah di dunia atau di akhir masa
aku akan menyambut dengan senyum lega
karena telah sabar menjaga rasa
Namun jika ternyata temu bukan bagian cerita
aku tetap ridha pada ketetapan-Nya
sebab yang terpenting bukanlah jumpa
melainkan hati yang selalu bersamanya
Dalam penantian panjang penuh makna
aku belajar mencinta tanpa syarat dunia
belajar berharap tanpa memaksa
dan belajar berserah sepenuhnya
Sampai saat yang dijanjikan tiba
aku akan tetap menjaga do'a
tetap menjaga rindu dalam dada
serta setia menunggu dengan cinta
Sebab dalam lama perjumpaan tak kunjung nyata
ada kedewasaan iman yang tumbuh dalam jiwa
ada keyakinan makin kokoh terasa
bahwa bersama Tuhan, tak ada penantian sia-sia
__________
Created By: ZainSyafir